Bagi sebagian orang mungkin tau banget dimana itu pasar cipulir jakarta selatan, baik mereka yang berasal dari daerah - daerah Indonesia lainnya, ini merupakan salah satu pasar grosir yang cukup tua setelah tanah abang yang saat ini sudah tinggal cerita setelah berubah menjadi pasar modern kelas atas yang kian hari kurang diminati.
Salah satu ciri dari pasar Cipulir ialah jam bukanya yang enggak biasa pada umumnya, mereka buka pagi - pagi sekali dari jam 5 pagi dan tutup pada siang hari jam 1an namun untuk mengikuti arus bersaing dengan pasar - pasar modern lainnya hal seperti ini harusnya mau dan berani berubah kata renald kasali dalam salah satu emailnya dan buku larisnya.
Banyak hal lainnya dilihat dari sisi internal yang membuat pasar Cipulir kian hari kian layu, walaupun saat ini sudah ada ITC Cipulir yang konon diharapkan dapat membawa angin segar dan dapat mencapai kesuksesan layaknya ITC Ambasador, namun kenyataan berkata lain.
Dari sisi eksternal yang kurang mendukung ialah arus lalulintas yang kurang nyaman, kita bisa merasakan suatu perjuangan yang setengah mati jika akan menuju area ini dan ,melewatinya.
Saat gambar ini gw ambil, terasa sekali kepedihan dalam bersaing perdagangan tekstil, dari arus masuk secara ilegal pakaian jadi dengan harga super gila, kurangnya tidak adanya perlindungan atau prioritas utama bagi pengusaha tekstil dalam negri, dan banyak hal lainnya.
Post a Comment